hi :) welcome to my lil home aralays.blogspot.com a place where i share beside facebook, myspace, and twitter. thanks for coming. big hug and kiss :* .
RSS

Sabtu, 23 Oktober 2010

Penyakit lama kambuh lagi

Dari jaman saya masih kecil sampai saya menginjak usia 17 tahun, saya memiliki keterbatasan dalam hal kesehatan. Dari kecil, saya selalu rutin sakit setiap bulan. Apalagi menjelang ujian atau semesteran. Mungkin saya terlalu tegang.

Waktu saya berusia 13 tahun-waktu itu saya sedang tidak enak badan- saya diperiksakan ke dokter. Saya dan ibu pergi ke dokter untuk check up. kata dokter, jantung saya lemah. Dan saya tidak mengerti apa maksudnya. Memang sejak kecil, saya memiliki kebiasaan telapak tangan berkeringat. Saat saya duduk di bangku SMA, salah satu teman saya juga memiliki kebiasaan yang sama dengan saya. Telapak tangan kami bisa berkeringat deras meski kami hanya menggenggamkan tangan selama beberapa detik atau menulis-menggenggam pena. Dan ketika saya menanyakan hal ini padanya, katanya itu adalah gejala lemah jantung. Terang saja saya terkejut setengah mati. Maka saya berinisiatif untuk bertanya kepada guru biologi.

Saat saya bertanya kepada guru biologi, beliau menjelaskan bahwa saya memiliki dua kemungkinan. Pertama, mungkin aktivitas hormon atau kelenjar keringat di telapak tangan saya terlalu aktif, atau kedua, saya memang menderita lemah jantung.

Tak puas dengan penjelasan guru, saya mencari informasi lebih lanjut melalui buku dan mbah google. Hasilnya, kebanyakan dari gejala lemah jantung ada pada diri saya (anda bisa bayangkan betapa saya terkejut dengan hasil survei saya sendiri). Gejala umum dari lemah jantung yang saya alami adalah tangan berkeringat, berdebar-debar setelah melakukan pekerjaan berat, sering pusing, dan kaki serta tangan seringkali biru-biru. Memang gejala-gejala tersebut belum tentu gejala lemah jantung, tapi setidaknya sudah cukup untuk membuat saya panik.

Selain itu, saya juga seringkali merasa lemas ketika saya terkejut-dikejutkan teman yang berteriak DERR!! Jika saya merasa lemas, biasanya saya akan duduk atau jongkok untuk menenangkan diri. Kemudian, disaat-saat tertentu (terutama sedang capek) saya seringkali merasa nyeri di bagian rusuk. Nah, jika hal ini terjadi, biasanya saya menahan napas beberapa detik sambil mengerutkan kening dan memegangi dada saya, kemudian menarik napas dengan amat sangat perlahan sekali dan menghembuskan napas dengan amat sangat perlahan sekali juga.

Salah satu teman baik saya menyarankan agar saya memeriksakan diri ke dokter. Sekedar untuk pencegahan kalau-kalau saya memang menderita lemah jantung. Tapi hingga sekarang saya tak pernah check up ke dokter masalah ini. Kalaupun saya mesti check up, saya tak mau pergi dengan orang tua. Karena saya pasti sangat tidak tega melihat ekspresi mereka kalau saja saya memang menderita lemah jantung. Atau mungkin mereka sudah tahu? Entahlah. Tak pernah terlintas dalam benak saya bahwa orang tua saya akan merahasiakan sesuatu dari saya, apalagi sesuatu itu menyangkut diri saya.

Finally, saya tidak bisa apa-apa. Yang bisa saya lakukan hanyalah memohon kepada Yang Empunya Hidup untuk menjaga saya dari marabahaya dan menerima setiap cobaan dari-Nya. Selain itu, saya juga harus menjaga kesehatan. Walaupun saya sudah berusia 17 tahun, orang tua saya selalu mengingatkan saya untuk rajin makan. Bahkan frekuensi mereka mengingatkan saya makan jauh lebih tinggi daripada mengingatkan saya untuk belajar. Miris memang. Karena meski saya makan sebanyak apapun, saya masih saja kurus dan tidak tampak berisi seperti teman-teman saya pada umumnya.

Nah, bagi anda yang juga mengalami hal seperti saya, saya tidak bisa menyarankan anda untuk check ke dokter karena saya sendiri tidak melakukan hal itu. Tapi, mungkin lebih baik anda check saja ke dokter. Mungkin salah satu alasan saya tidak mau check ke dokter adalah saya takut dan terlalu pengecut untuk mengetahui diagnosa dokter yang pasti berpengaruh dalam hidup saya. Jika anda seorang pengecut, lakukanlah seperti apa yang saya lakukan :P

0 komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 23 Oktober 2010

Penyakit lama kambuh lagi

Diposting oleh araa tiara rismala di Sabtu, Oktober 23, 2010

Dari jaman saya masih kecil sampai saya menginjak usia 17 tahun, saya memiliki keterbatasan dalam hal kesehatan. Dari kecil, saya selalu rutin sakit setiap bulan. Apalagi menjelang ujian atau semesteran. Mungkin saya terlalu tegang.

Waktu saya berusia 13 tahun-waktu itu saya sedang tidak enak badan- saya diperiksakan ke dokter. Saya dan ibu pergi ke dokter untuk check up. kata dokter, jantung saya lemah. Dan saya tidak mengerti apa maksudnya. Memang sejak kecil, saya memiliki kebiasaan telapak tangan berkeringat. Saat saya duduk di bangku SMA, salah satu teman saya juga memiliki kebiasaan yang sama dengan saya. Telapak tangan kami bisa berkeringat deras meski kami hanya menggenggamkan tangan selama beberapa detik atau menulis-menggenggam pena. Dan ketika saya menanyakan hal ini padanya, katanya itu adalah gejala lemah jantung. Terang saja saya terkejut setengah mati. Maka saya berinisiatif untuk bertanya kepada guru biologi.

Saat saya bertanya kepada guru biologi, beliau menjelaskan bahwa saya memiliki dua kemungkinan. Pertama, mungkin aktivitas hormon atau kelenjar keringat di telapak tangan saya terlalu aktif, atau kedua, saya memang menderita lemah jantung.

Tak puas dengan penjelasan guru, saya mencari informasi lebih lanjut melalui buku dan mbah google. Hasilnya, kebanyakan dari gejala lemah jantung ada pada diri saya (anda bisa bayangkan betapa saya terkejut dengan hasil survei saya sendiri). Gejala umum dari lemah jantung yang saya alami adalah tangan berkeringat, berdebar-debar setelah melakukan pekerjaan berat, sering pusing, dan kaki serta tangan seringkali biru-biru. Memang gejala-gejala tersebut belum tentu gejala lemah jantung, tapi setidaknya sudah cukup untuk membuat saya panik.

Selain itu, saya juga seringkali merasa lemas ketika saya terkejut-dikejutkan teman yang berteriak DERR!! Jika saya merasa lemas, biasanya saya akan duduk atau jongkok untuk menenangkan diri. Kemudian, disaat-saat tertentu (terutama sedang capek) saya seringkali merasa nyeri di bagian rusuk. Nah, jika hal ini terjadi, biasanya saya menahan napas beberapa detik sambil mengerutkan kening dan memegangi dada saya, kemudian menarik napas dengan amat sangat perlahan sekali dan menghembuskan napas dengan amat sangat perlahan sekali juga.

Salah satu teman baik saya menyarankan agar saya memeriksakan diri ke dokter. Sekedar untuk pencegahan kalau-kalau saya memang menderita lemah jantung. Tapi hingga sekarang saya tak pernah check up ke dokter masalah ini. Kalaupun saya mesti check up, saya tak mau pergi dengan orang tua. Karena saya pasti sangat tidak tega melihat ekspresi mereka kalau saja saya memang menderita lemah jantung. Atau mungkin mereka sudah tahu? Entahlah. Tak pernah terlintas dalam benak saya bahwa orang tua saya akan merahasiakan sesuatu dari saya, apalagi sesuatu itu menyangkut diri saya.

Finally, saya tidak bisa apa-apa. Yang bisa saya lakukan hanyalah memohon kepada Yang Empunya Hidup untuk menjaga saya dari marabahaya dan menerima setiap cobaan dari-Nya. Selain itu, saya juga harus menjaga kesehatan. Walaupun saya sudah berusia 17 tahun, orang tua saya selalu mengingatkan saya untuk rajin makan. Bahkan frekuensi mereka mengingatkan saya makan jauh lebih tinggi daripada mengingatkan saya untuk belajar. Miris memang. Karena meski saya makan sebanyak apapun, saya masih saja kurus dan tidak tampak berisi seperti teman-teman saya pada umumnya.

Nah, bagi anda yang juga mengalami hal seperti saya, saya tidak bisa menyarankan anda untuk check ke dokter karena saya sendiri tidak melakukan hal itu. Tapi, mungkin lebih baik anda check saja ke dokter. Mungkin salah satu alasan saya tidak mau check ke dokter adalah saya takut dan terlalu pengecut untuk mengetahui diagnosa dokter yang pasti berpengaruh dalam hidup saya. Jika anda seorang pengecut, lakukanlah seperti apa yang saya lakukan :P

0 komentar on "Penyakit lama kambuh lagi"

Posting Komentar